BUNGO POLITIK

Syarkoni Sebut Pemekaran Bungo Terancam Gagal

Makalam News, Bungo – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo, Syarkoni Syam menilai Pemerintah Kabupaten Bungo tidak serius dalam mempersiapkan janji politiknya yaitu pemekaran Kabupaten Bungo.

Kata Syarkoni, isu moratorium dicabut ditahun 2019 mendatang, jika tidak ada tindakan dan persiapan dari Pemkab Bungo, maka Pemekaran Kabupaten Bungo terancam gagal.

“Memang iya, saat ini masih terkendala moratorium, Tapi jika tahun 2019 moratorium dicabut, apakah siap mempersiapkan Pemekaran Bungo? hingga kini, kita belum tau sebatas mana tindakan dari Pemerintah sendiri,” ungkap Syarkoni Syam, Senin (12/3).

Masih banyak yang harus dipersiapkan oleh Pemkab Bungo untuk mewujudkan pemekaran. Salah satunya yaitu masalah tapal batas, aset dan persiapan lokasi untuk perkantoran.

Padahal, setiap tahun telah dianggarkan untuk masalah pemekaran ini. Bahkan Syarkoni menilai, pemekaran Bungo tidak akan terealisasi pada masa jabatan Bupati H Mashuri.

“Janji Politik Hamas-Apri terkait Pemekaran Kabupaten Bungo, saya yakin tidak mungkin tetcapai sampai masa jabatan Hamas-Apri habis. Karena batasnya yaitu sampai tahun 2018 ini, mulai tahun depankan sudah mulai lagi tahun politik. karena hingga saat ini tidak ada tindakan dari piaj Pemerintah Kabupaten Bungo,” tegasnya.

Syarkoni juga mengatakan, dari pandangan fraksi maupun rapat dengar pendapat dengan Pemkab Bungo, Partai Golkar selalu memberi masukan terkait pemekaran. Namum hingga saat ini ia menilai progresnya berjalan tidak maksimal.

“Hingga sekarang, Sejauh mana proses pemekaran itu, pemkab Bungo lah yang tahu,” tambahnya.

Terpisah, Asisten I Setda Bungo, H. Usmam Hasibuan kepada awak media mengatakan, proses pemekaran saat ini tergantung dari pemerintah pusat. Terkait Persyaratan sudah lengkap semua. Hanya saja ada beberapa item yang harus dilakukan perbaikan, dan progresnya sudah terlihat.

“Kalau pemekaran Bungo saat ini tergantung dari Pemerintah Pusat. Kan masih moratorium. Kalau syarat kita sudah lengkap semuanya, terkait peta wilayah pemekaran yang diminta sudah kita urus, tinggal nunggu persetujuan dari Kemendagri,” tambah Usman Hasibuan.

Kemudian lagi, terkait titik lokasi Daerah Ibukota nantinya, Usman Hasibuan mengaku dari kajian tim independen, Simpang Sawmil terpilih menjadi calon Ibu Kota Kabupaten nantinya.

“Kalau calon Ibu Kota sudah di tetapkan. Nanti kalau moratorium sudah dicabut, kita tinggal pembebasan lahan lagi. Syarat pemekaran kan harus ada calon Ibu Kota dan Kota juga sudah ada,” pungkas Asisten Satu Setda Bungo, H. Usman Hasibuan.(MNews)

Reporter : Riana Kamesya

Related posts

Turnamen Sepak bola Kenalu Cup Ke II Dusun Talang Pantai Berakhir, ini dia Pemenangnya,,

riana kamesya

Zaman serba Digital, Dusun aur cino malah belum tersentuh Jaringan Seluler

riana kamesya

Iptu Sabar Sianturi Di Temukan Tewas Di Jalisum KM 06.

riana kamesya